PENGUMUMAN

KOLOM LITERASI

Nunda Suryati

BERITA HOAX

Redaksi | Jumat, 06 Oktober 2017 - 10:38:24 WIB | dibaca: 967 pembaca

Peradaban manusia dibagi menjadi tiga jaman atau peradaban, yaitu jaman pertanian, industry, dan jaman informasi. Saat ini manusia berada di jaman serba canggih. Dimana perkembangan teknologi infromasi dan komunikasi maju pesat. Dengan kemajuan teknologi tersebut sangat memungkinkan manusia di satu belahan dunia ke belahan dunia lainnya saling berbagi dan bertukar infromasi / berita secara cepat, bahkan bisa dalam hitungan menit infromasi yang diterima tersebut disimpan untuk kemudian diolah hingga menjadi hilang keautentikannya sebelum didistribusikan kembali ke lebih banyak manusia lainnya.

Sistem jaringan yang tidak terbatas dan adanya akses internet memudahkan para penikmat teknologi berselancar di dunia maya, mengatur sendiri waktu dan tempat yang diinginkan sehingga kapanpun dan dimanapun informasi bisa didapat serta digunakan. Akan tetapi perkembangan teknologi tersebut seringkali disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab. Akhir-akhir ini kita sering dihebohkan dengan berita palsu/ berita bohong/ informasi yang tidak benar atau lebih dikenal dengan sebutan “hoax”. Hoax dishared lewat media social, smartphone, dan baru muncul seiring dengan kemajuan era teknologi saat ini.

Contoh berita hoax yang terjadi di Indonesia berlatarbelakang isu politik, ekonomi, bahkan yang berbau SARA sekalipun. Momentum seperti pemilu seolah jadi lading subur bagi pencipta atau pembuat berita hoax untuk menyebarkan informasi palsu demi membesarkan nama salah satu pihak dan menjatuhkan pihak lainnya/ lawan politik. Pembuat berita hoax diibaratkan seperti pendukung fanatic yang akan terus menerus memuja dan memuji pilihannya dengan berbagai cara, seperti mengumbar aib, mensetting foto atau gambar yang diedit sehingga tampak buruk atau memalukan, atau cara-cara lainnya yang sangat merugikan.

Motif atau isu ekonomi bisa membuat orang lupa diri. Pembuat berita hoax tentunya emlihat peluang atau kesempatan menghasilkan pundi-pundi dari menyebarkan berita hoax.  Bukan tidak mungkin berita hoax tersebut dibuat lalu disebarkan karena unsur kesengajaan, tuntutan pekerjaan karena dibayar oleh pihak yang diuntungkan apabila berita tersebut dishared. Lagi-lagi motif ekonomi lebih berperan diatas rasa perikemanusiaan dan keadilan antar sesama makhluk sosial. Berita-berita hoax terkadang menimbulkan konflik, amarah berkepanjangan, lalu muncul rasa malu, rasa dikucilkan karena penghinaan, sisnisme, serta penilaian dari masyarakat yang berbeda-beda, pada akhirnya merusak psikologis/ kejiwaan seseorang.

Elemen-elemen yang seharusnya bertanggungjawab dalam penyebaran hoax, diantaranya : (1)pembuat berita hoax atau palsu, (2)customer atau pembaca/ penerima berita, (3)pemerintah. Apabila ketiga elemen saling bekerjasama tentunya kedepan penyebaran berita bohong bisa dikendalikan.

Masing-masing elemen sebaiknya memposisikan diri sesuai dengan fungsinya, sehingga penerima berita, khususnya orang dewasa seharusnya bisa membedakan berita yang diterima palsu atau tidak. Sekiranya tidak masuk akal sebaiknya menahan diri untuk tidak menyebarluaskan barita tersebut dan apabila membahayakan sebaiknya melapor kepada pihak yang berwajib.

Pemerintah seharusnya memiliki paling tidak tiga sistem yang menjadi dasar atau pandauan dalam menyelesaikan  persoalan hoax ini, diantaranya : (1) sumber daya manusia, (2) kecukupan dana, (3) undang-undang / peraturan. Ketiga sistem berperan penting dalam mengendalikan berita palsu atau hoax, namun sampai saat ini nampaknya berita hoax belum menjadi sesuatu yang dianggap ‘viral’bagi Pemerintah Indonesia, yang kerap keep silent, menonton dari jauh riuh rendahnya media sosial mengangkat berita hoax.

 










Komentar Via Website : 4
testimoni walatra sehat mata
13 Maret 2018 - 09:41:19 WIB
selasa ceria okoks://walatrasehatmata1.wordpress.com/2018/02/10/cara-pe mesanan-walatra-sehat-mata/ okoks://walatrasehatmata1.wordpress.com/
itezesip
03 Maret 2019 - 11:48:14 WIB
[url=okok://theprettyguineapig.com/amoxicillin/]Amoxicilli n 500 Mg[/url] <a href="okok://theprettyguineapig.com/amoxicillin/" ;>Amoxicillin Online</a> okok://theprettyguineapig.com/amoxicillin/
gzonisexibu
03 Maret 2019 - 12:07:01 WIB
[url=okok://theprettyguineapig.com/amoxicillin/]Amoxicilli n Online[/url] <a href="okok://theprettyguineapig.com/amoxicillin/" ;>Buy Amoxicillin Online</a> okok://theprettyguineapig.com/amoxicillin/
xusbfigehedu
03 Maret 2019 - 14:41:40 WIB
[url=okok://theprettyguineapig.com/amoxicillin/]Amoxicilli n 500mg[/url] <a href="okok://theprettyguineapig.com/amoxicillin/" ;>Buy Amoxicillin</a> okok://theprettyguineapig.com/amoxicillin/
AwalKembali 1 LanjutAkhir


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)