PENGUMUMAN

ARTIKEL PERPUSTAKAAN

Oleh : ACEP (Pustakawan SD Negeri Jatibaru 01)

JENIS PERPUSTAKAAN

Redaksi | Senin, 16 Mei 2016 - 14:10:58 WIB | dibaca: 2192 pembaca

Dalam Kamus Besar Indonesia (1992) pustaka artinya buku, lalu timbul pertanyaan apakah artinya buku? Dalam sebuah konferensi pada tahun 1964 United Nations Education, Scientific and cultural Organization (selanjutnya disebut UNESCO) memberi definisi buku sebagai terbitan tercetak tidak berkala berjumlah sedikit-sedikitnya 49 halaman, tidak termasuk halaman kulit. Buku berbeda dengan pamflet karena definisi pamflet adalah terbitan tidak berkala dengan jumlah halaman sedikit-dikitnya 5 halaman, namun tidak melebihi 48 halaman, tidak termasuk halaman kulit. Pamflet merupakan entitas atau maujud bebas artinya tidak merupakan bagian dari terbitan berseri, seperti surat kabar, majalah, dan buku tahunan. Definisi yang diberikan Unesco mengenai buku terbatas pada buku tercetak, dengan perkembangannya teknologi komunikasi dan informasi maka naskah yang ada disitus Web pun apat dianggap sebagai buku dalam arti luas. Muncul istilah electronic books yang lazim disingkat e-books, dalam bahasa Indonesia disebut buku elektronik. Buku elektronik adalah buku pada computer atau internet dengan gambar, teks dan suara menjadi satu sehingga secara umum lebih menarik dari pada buku tercetak, namun haganya lebih mahal. Buku elektronik mencakup buku yang disimpan di internet, Compact Disc Ready Only memory (CD-ROM), Compact Disk interactive (CD-I), dan Digital versatile Disk (DVD).   

Keunggulan buku dengan media lain:

  1. Umumnya ringan dan dapat dijinjing sehinggga mudah dibawa kemana-mana, seperti ke rumah, taman, tempat tidur, bahkan juga ke toilet
  2. Untuk menggunakanya tidak memerlukan alat bantu
  3. Tidak banyak memerlukan biaya pemeliharaan dan perbaikan
  4. Untuk menggunakannya tidak memerlukan diagram maupun buku panduan
  5. Walaupun basah maupun kumal masih tetap dapat digunakan
  6. Dapat dijatuhkan ke lantai, namun tetap utuh
  7. Menyediakan sejumlah besar gagasan yang merangsang pikiran dan saling terhubung pada satu tempat yang dapat dibaca mulai dari awal sampai akhir atau cukup dipindai saja
  8. Merupakan sumber untuk merangsang imajinasi


Karena ada kaitannya dengan buku maka definisi perpustakaan selalu dikaitkan dengan buku atau tempat yang berkaitan dengan buku, definisi perpustakaan itu sendiri tidak dapat dipisahkan dari perkembangan koleksi perpustakaan. Perubahan komponen koleksi perpustakaan di samping perkembangan teknologi berpengaruh terhadap definisi perpustakaan
:

  1. Perpustakaan Berbasis Materi Perpustakaan Kertas, Definisi perpustakaan dapat dilihat dari koleksinya, ketika koleksi perpustakaan masih berbasis kertas maka definisi perpustakaan adalah kumpulan buku dan materi lainnya yang disimpan untuk bacaan, belajar, penelitian, informasi, dan konsultasi
  2. Perpustakaan Berbasis Kertas dan Multimedia, Sehubungan dengan materi non buku atau multimedia tersebut maka ada yang memberi definisi perpustakaan ialah koleksi buku atau bahan tertulis lainya, seperti bahan tercetak dan media audiovisual seperti; film, slide, kaset, piringan hitam, bentuk mikro seperti; mikrofilm, mikrofis, mikroburam (microopaque) serta fasilitas untuk menyimpan bahan tersebut beserta lembaga yang bertanggung jawab atas pengelolaannya.
  3. Perpustakaan Elektronik, Karena koleksi perpustakaan mencakup materi perpustakaan tercetak serta nontercetak termasuk multimedia maka ada yang menyebut perpustakaan semacam itu sebagai perpustakaan elektronik. Dengan berkembangnya teknologi dan telekomunikasi maka berbagai materi tercetak dapat disimpan dalam bentuk digital, computer selalu menggunakan prinsip digital yang semuanya diwujudkan dalam bilangan biner. Bilagan ini terdiri atas angka 0 dan 1 saja sehingga misalnya, angka 1 diwujudkan dalam bentuk biner 0001, karakteristik perpustakaan digital sebagai berikut;
  4. Perpustakaan Hibrida, Pada perpustakaan hibrida, sumber elektronik atau artifak digital digunakan bersama-sama sumber tercetak (heritage materials) sehingga jasa informasi merupakan campuran media tradisional dan media lebih baru. Menurut rusbridge (1998), perpustakaan hibrida didesain untuk menyajikan sejumlah jangkauan (range) teknologi dari berbagai sumber bersama-sama dalam konteks sebuah perpustakaan dan juga mulai menjelajah system dan jasa terpadu dalam lingkungan elektronik dan cetak. Perpustakaan hibrida memadukan akses kesemua jenis sumber daya informasi denganmenggunakan teknologi yang berbeda-beda dari dunia perpustakaan digital serta melintasi media yang berlainan. Dengan kata lain, perpustakaan hibrida merupakan campuran antara perpustakaan tradisional (berbasis cetak) dengan perpustakaan digital (berbasis elektronik).
  5. Perpustakaan Maya (Virtual Library), Perpustakaan digital merupakan perpustakaan maya (virtual library), ada yang berpendapat bahwa secara semantic istilah maya (virtual) berbeda dengan istilah digital library (koeneman 2002). Perpustakaa maya mencoba mencipta ulang pengalaman sebuah perpustakaan dalam format elektronik, sedangkan perpustakaan digital memusatkan pada penciptaan dan akses ke koleksi elektronik (suara, teks atau citra) dengan menggunakan berbagai teknologi informasi. Koleksi digital memegang peran lebih penting dari pada aspek maya atau portal.










Komentar Via Website : 2
CliffninuhCJ
30 November 2018 - 06:23:06 WIB
Joe Bonamassa is a famous country singer, so don't miss the possibility to visit [url=okok://joebonamassatour.com/]Joe Bonamassa tour 2019[/url]
ShowfenNR
13 Desember 2018 - 09:38:47 WIB
Looking for the best app to watch free movies on your iOS phone? Then your should check Showbox Application. This is the most famous app today that has a big library of shows and movies. This app is also available for Windows users. But your need to download it first to enjoy free films [url=okok://showbox-all.com]okok://showbox-all.com[/url]
AwalKembali 1 LanjutAkhir


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)