PENGUMUMAN

ARTIKEL KEARSIPAN

Oleh : Ria A.

JENIS-JENIS ARSIP

Redaksi | Jumat, 07 Juli 2017 - 13:54:05 WIB | dibaca: 3349 pembaca

Berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 2009 Tentang Kearsipan Bab I Ketentuan Umum Pasal 1 Poin 3 sampai dengan 7 dijelaskan mengenai beberapa Jenis-jenis arsip yaitu:

1.   Arsip dinamis adalah arsip yang digunakan secara langsung dalam kegiatan pencipta arsip dan disimpan selama jangka waktu tertentu. Arsip dinamis terdiri dari 3 jenis yaitu :

a.   Arsip aktif adalah arsip yang frekuensi penggunaannya tinggi dan/atau arsip yang masih terus-menerus dipergunakan oleh unit pengolahan suatu organisasi / instansi. Contohnya : Daftar hadir atau absen karyawan

b.  Arsip inaktif adalah arsip yang frekuensi penggunaannya telah menurun dan pengelolaannya dilakukan oleh unit sentral dalam suatu organisasi / instansi. Contohnya : Rapot

c.  Arsip vital adalah arsip yang keberadaannya merupakan persyaratan dasar bagi kelangsungan operasional pencipta arsip, tidak dapat diperbarui, dan tidak tergantikan apabila rusak atau hilang. Contoh : Ijazah dan Sertifikat Tanah dan Bangunan

2.  Arsip statis adalah arsip yang dihasilkan oleh pencipta arsip karena memiliki nilai guna kesejarahan, telah habis retensinya, dan berketerangan dipermanenkan yang telah diverifikasi baik secara langsung maupun tidak langsung oleh Arsip Nasional Republik Indonesia dan/atau lembaga kearsipan. Contohnya : Surat Keputusan.

3.  Arsip terjaga adalah arsip negara yang berkaitan dengan keberadaan dan kelangsungan hidup bangsa dan negara yang harus dijaga keutuhan, keamanan, dan keselamatannya. Contohnya : Bendera Pusaka Indonesia dan barang bersejarah lainnya.

4.  Arsip umum adalah arsip yang tidak termasuk dalam kategori arsip terjaga. Contohnya : KTP

·          peranan arsip diantaranya adalah sebagai berikut : 

1. Sumber Informasi dan sumber dokumentasi

2. Bahan atau alat pembuktian (bukti otentik).

3. Bahan dasar perencanaan dan pengambilan keputusan.

4. Barometer kegiatan suatu organisasi mengingat setiap kegiatan pada umumnya menghasilkan arsip.

5. Bahan informasi kegiatan ilmiah lainnya.

·          Tujuan dalam penataan arsip yang perlu diingat antara lain sebagai berikut :

1.  Agar arsip terpelihara dengan baik, teratur, dan aman.

2.  Agar bisa dengan mudah didapatkan kembali arsip yang dibutuhkan tersebut dengan cepat dan tepat

3.  Agar terhidari dari pemborosan tenaga dan waktu dalam kegiatan pencarian arsip yang kita butuhkan

4.  Untuk menghemat tempat penyimpanan.

5.  Untuk menjaga kerahasiaan arsip.

6.  Untuk menjaga kelestarian arsip.

7.   Untuk menyelamatkan arsip. 

 

 










Komentar Via Website : 4
les privat
15 Februari 2018 - 14:46:36 WIB
super infonya, pemahaman mengenai arsip, yuk mampir www.algebraprivat.com
oqoxjap
25 Mei 2019 - 21:04:13 WIB
[url=okok://mewkid.net/buy-amoxicillin/]Amoxicillin Without Prescription[/url] <a href="okok://mewkid.net/buy-amoxicillin/">Amo xicillin</a> uoz.bsxt.basipda.bekasikab.go.id.ulf.hf okok://mewkid.net/buy-amoxicillin/
oyoxuuj
25 Mei 2019 - 21:38:54 WIB
[url=okok://mewkid.net/buy-amoxicillin/]Amoxicillin 500 Mg[/url] <a href="okok://mewkid.net/buy-amoxicillin/">Buy Amoxicillin</a> pzv.ojjr.basipda.bekasikab.go.id.gkk.qp okok://mewkid.net/buy-amoxicillin/
Brainvent
19 Juli 2019 - 08:44:27 WIB
Mohon tanya apakah daftar alumni, kelulusan siswa di setiap Sekolah, Akademi, Universitas negara termasuk arsip terjaga (ps.3, UUno43 Th2009) dan berapa lama kadaluwarsanya. Sebab ada semacam akademi negara RI, yg katanya hanya 5thn menyimpan data alumninya. Terimakasih.
AwalKembali 1 LanjutAkhir


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)