PENGUMUMAN

INFORMASI PERPUSTAKAAN

MONITORING DAN EVALUASI PERPUSTAKAAN DI 23 SEKOLAH DARI 23 KECAMATAN DI KAB. BEKASI

Redaksi | Kamis, 12 Mei 2016 - 10:29:47 WIB | dibaca: 3817 pembaca

 

Berdasarkan Peraturan Bupati Nomor : 903/Kep.24-Adm.Pemb/2016, tentang Dokumen Pelaksana Anggaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (DPA SKPD) pada tahun anggaran 2016, Badan Arsip dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Bekasi menyelenggarakan Kegiatan Monitoring dan Evaluasi Perpustakaan di 23 Sekolah dari 23 Kecamatan di Kabupaten Bekasi.

Dalam rangka upaya meningkatkan minat baca masyarakat diperlukan perpustakaan yang memadai bagi kebutuhan masyarakat baik dari SDM pengelola perpustakaan maupun dari aspek sarana dan prasarana perpustakaan guna mengetahui perkembangan dan kondisi perpustakaan di 23 Sekolah dari 23 Kecamatan di Kabupaten Bekasi.

Landasan Hukum dari kegiatan ini berdasarkan UU No.43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan, Perda No.1 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Perpustakaan, dan Peraturan Bupati Nomor : 903/Kep.24-Adm.Pemb/2016, tentang Dokumen Pelaksana Anggaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (DPA SKPD).

Adapun perpustakaan di 23 Sekolah dari 23 Kecamatan di Kabupaten Bekasi yang sudah mendapat kunjungan Monitoring dan Evaluasi, adalah :

  1. SMP Negeri 1 Cikarang Selatan Kecamatan Cikarang Selatan
  2. SMP Negeri 1 Kedungwaringin Kecamatan Kedungwaringin
  3. SMP Negeri 1 Setu Kecamatan Setu
  4. SDN Segarajaya 01 Kecamatan Tarumajaya
  5. SDN Sukakarya 02 Kecamatan Sukakarya
  6. SD Bojongmangu 02 Kecamatan Bojongmangu
  7. SDN Sukasari 01 Kecamatan Serang Baru
  8. SMP Negeri 2 Cikarang Utara Kecamatan Cikarang Utara
  9. SDN Kalijaya IV Kecamatan Cikarang Barat
  10. SDN Sriamur 01 Kecamatan Tambun Utara
  11. SMP Negeri 01 Cikarang Timur Kecamatan Cikarang Timur
  12. SMP Negeri 02 Cabangbungin Kecamatan Cabangbungin
  13. SMP Negeri 1 Cikarang Pusat Kecamatan Cikarang Pusat
  14. SD Bantar Jaya 03 Kecamatan Pabayuran
  15. SDN Wanasari 01 Kecamatan Cibitung
  16. SDN Sukarapih 01 Kecamatan Tambelang
  17. SMP Negeri 01 Sukawangi Kecamatan Sukawangi
  18. SMP Negeri 02 Muaragembong Kecamatan Muara Gembong
  19. SD Cibarusah Kota 2 Kecamatan Cibarusah
  20. SD Karangbahagia Kecamatan Karang Bahagia
  21. SMP Negeri 2 Tambun Selatan Kecamatan Tambun Selatan
  22. SDN Kebalen 06 Kecamatan Babelan
  23. SDN Suka Darma 01 Kecamatan Sukatani

Dari jumlah 23 Sekolah dari 23 Kecamatan se Kabupaten Bekasi, permasalahan yang ada di sekolah masing-masing pada prinsipnya hampir sama, adapun permasalahannya diantaranya :

  1. Gedung/ruangan perpustakaan sekolah sudah ada namun kondisi masih kurang layak dan kurang nyaman untuk dipergunakan;
  2. Kurangnya sarana dan prasarana penunjang perpustakaan;
  3. Kurangnya koleksi buku bacaan, buku yang tersedia saat ini baru buku materi pelajaran;
  4. Belum adanya pengelola perpustakaan yang sesuai dengan bidangnya; dan
  5. Masih kurangnya pemahaman materi mengenai perpustakaan bagi pengelola.

Permasalahan diatas perlu ditindaklanjuti dan dibenahi serta dipenuhi secara terintegrasi dengan pihak-pihak terkait dengan cara :

  1. Setiap sekolah dapat mengalokasikan anggaran untuk perbaikan dan pembangunan kondisi ruang/gedung perpustakaan sekolah;
  2. Sekolah dapat mengalokasikan anggaran pengembangan sarana dan prasarana perpustakaan sesuai kebutuhan atau menggunakan pengajuan proposal kepada pihak swasta untuk memperoleh bantuan dalam bentuk CSR;
  3. Pihak sekolah dapat menambah koleksi buku bacaan dengan melalui pengadaan/pembelian sendiri menggunakan anggaran yang tersedia;
  4. Kepala Sekolah dapat menugaskan baik dari staff maupun guru untuk mengelola perpustakaan;
  5. Menyelenggarakan bimbingan teknis atau pelatihan tentang pengelolaan perpustakaan secara berjenjang bagi para pengelolaan perpustakaan.

Kesimpulan dari semua hasil Monitoring dan Evaluasi Perpustakaan di 23 Sekolah dari 23 Kecamatan di Kabupaten Bekasi, dapat disimpulkan bahwa keberadaan perpustakaan sekolah secara umum belum dikelola secara baik, hal ini dikarenakan beberapa faktor :

  1. Jumlah koleksi buku perpustakaan tidak cukup memenuhi tuntutan kebutuhan membaca siswa;
  2. Peralatan, perlengkapan, dan petugas perpustakaan tidak sesuai kebutuhan. Sebagian petugas bukanlah tenaga pustakawan khusus dan minim mendapatkan peningkatan pendidikan/pelatihan perpustakaan; 
  3. Sekolah belum mengalokasikan anggaran khusus yang memadai untuk pengembangan perpustakaan.










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)