PENGUMUMAN

KOLOM LITERASI

Monika

Puisi : Ku Jemput Rizki Ku Di Pulau Ini

Redaksi | Selasa, 21 November 2017 - 14:57:20 WIB | dibaca: 300 pembaca

"Mungkin kau tak tau di mana rizki mu
Tapi rizki mu tau di mana diri mu
Dari lautan biru, bumi dan gunung
Allah memerintahkannya menuju mu"

Allah menjamin rizki mu, sejak 4 bulan 10 hari kau dalam kandungan ibu mu
Amatlah keliru bila bertawakkal rizki, di maknai dari hasil bekerja
Karena bekerja adalah ibadah sedang rizki itu urusan-Nya..!

Melalaikan kebenaran demi menghawatirkan apa yang di jamin-Nya
Adalah kekeliruan berganda
Manusia membanting tulang, demi angka simpanan gaji
Yang mungkin esok akan di tinggal mati
Mereka lupa bahwa hakekat rizki bukan apa yang tertulis dalam angka
Tapi apa yang telah di nikmatinya
Rizki takselalu terletak pada pekerjaan kita

Allah menaruh sekehendak-Nya
Di ulang bolak balik 7x shafa dan marwa
Tapi zamzam justru muncul dari kaki bayinya
Ikhtiar itu perbuatan
Rizki itu kejutan
Dan jangan lupa, Tiap hakekat rizki akan di tanya
"Darimana dan untuk apa"
Karena rizki adalah "hak pakai"
Halalnya di hisab
Haramnya di adzab
Maka, jangan kau iri pada rizki orang lain
Bila kau iri pada rizkinya, kau juga harus iri pada takdir matinya
Karena Allah membagi rizki, jodoh dan usia ummat-Nya
Tanpa bisa tertukar satu dan lainnya
Jadi yakinlah semua adalah dan atas
kehendak-Nya...!!










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)