PENGUMUMAN

KOLOM LITERASI

Indri Septiani

Resensi : Koala Kumal

Redaksi | Rabu, 27 Desember 2017 - 11:25:33 WIB | dibaca: 2414 pembaca

ISI                              :   

Penulis : Raditya Dika

Penerbit : Gagas Media

Tanggal Terbit : 17 Januari 2015

Tebal Halaman : 250 halaman

Untuk berproses menuju kedewasaan merupakan sesuatu yang biasa untuk penulis. Perubahan itu akan terasa kepada pembaca setia yang dari awal mengikuti terus karya-karya sang penulis. Responnya pasti beranekaragam, ada yang semakin mengidolakan pada sang penulis, tapi biasanya kebanyakan yang terjadi ialah kecewa berat dan malah bisa sampai mencaci maki pada si penulis.

Ini sudah biasa terjadi kepada penulis yang baru menerbitkan karya perdananya dan langsung meledak. Ini sama seperti yang terjadi di industri musik. Mungkin saja anda sudah mengetahui bahwa yang dimaksud itu adalah grup musik Arctic Monkeys.

Perubahan yang sangat drastis yang dibuat mereka di dalam album AM malahan menjadikant nama mereka semakin tenar. Apakah seorang Raditya Dika termasuk dalam kategori sukses dengan cepat pada karya perdanannya juga? Kambing Jantan muncul dengan memberikan sesuatu yang berbeda.

Komedi kasar yang merupakan materi langsung dari blog pribadinya Raditya Dika. Tapi, apakah Koala Kumalnya Raditya Dika juga bisa menjadi seperti layaknya album AM Arctic Monkeys?

Raditya Dika, biasa di panggil Dika, merilis buku ketujuhnya dengan judul Koala Kumal. Ini adalah momen yang sangat dinantikan oleh para penggemar Raditya Dika, sebab sudah tiga tahun dia tidak menulis buku. Dalami tiga tahun terakhir, dia sibuk dengan proyek serial film Malam Minggu Miko dan film dari adaptasi novelnya, dimana dia sendiri berperan sebagai pemain, penulis skenario, sekaligus sutradaranya.

Kenapa bukunya diberi judul Koala Kumal? dibagian bab akhir, Dika menerangkan mengenai patah hati. Tentang orang yang masa lalunya saling memberi rasa yang nyaman, tapi ketika bertemu lagi perasaan itu sudah berbeda.

Sama seperti seekor koala yang pindah dari hutan tempat ia tinggal, tapi saat kembali koala itu bingung sebab hutan yang pernah jadi rumahnya itu dibabat habis oleh manusia. Karena itu, buku ini berjudul Koala Kumal. Kebanyakan isinya menceritakan tentang patah hati, rasa yang pernah ada, dan perihal kenyamanan yang hilang diganti cinta yang baru.

Koala Kumal halamannya sedikit lebih tipis dibanding buku sebelumnya yaiut buku Manusia Setengah Salmon. Kembali memakai judul binatang, kesempatan ini Dika melanjutkan konsep “Komedi Pakai Hati”. Kematangan dan kedewasaan semakin terlihat disini. Struktur dari bahasanya semakin rapi.

Dengan usia yang sudah 30 tahun, Raditya Dika secara perlahan menghilangkan kata-kata yang kasar dan tak baku seperti yang ada di buku-buku sebelumnya. Sebenarnya tidaklah begitu penting struktur bahasa di dalam buku komedi. Tapi, perbedaan itu sangat jelas. Berbeda jauh dengan buku Kambing Jantan, buku pertamanya Dika dimana bahasanya slengean dan tidak mengindahkan struktur bahasa..

Tapi, apakah patah hati sebagai tema utama dan juga kedewasaan menjadikan Koala Kumal tak lucu lagi? Justru dari sanalah, kecerdikan Dika bekerja. Lucu dan tidaknya harus memakai komedi kasar. Komedi dengan menggunakan hati pun bisa, begitulah prinsip yang di pegang Dika.

Memang itu terbukti benar. Anda tak perlu khawatir sense of comedy yang dimiliki Raditya Dika akan luntur sampai dia tua. Tapi, jangan ada harapan komedi Koala Kumal serusak dan sekasar dengan buku Kambing Jantan dan Babi Ngesot.

Kesimpulan, Koala Kumal sangat direkomendasikan untuk dibeli dan dibaca pastinya. Banyak sekali pelajaran yang bisa kita petik dari buku novel Koala Kumal, terutama bagi orang yang baru saja mengalami patah hati. Patah hati merupakan proses untuk menuju kedewasaan. Dengan patah hati tidak berarti kita tidak lagi bisa mengejar cinta. Cinta membutuhkan sebuah perjuangan. Perjuangan sendiri adalah mempertahankan sebuah kenyamanan.

Sekian contoh resensi buku pengetahuan, non fiksi, dan novel beserta cara membuat resensi buku. Contoh resensi novel yang lengkap sudah saya tulis di artikel lainnya anda bisa cari.










Komentar Via Website : 4
upezohbor
07 Maret 2019 - 03:52:29 WIB
[url=okok://theprettyguineapig.com/amoxicillin/]Amoxicilli n[/url] <a href="okok://theprettyguineapig.com/amoxicillin/" ;>Amoxicillin Online</a> okok://theprettyguineapig.com/amoxicillin/
aikotoxowa
07 Maret 2019 - 04:41:22 WIB
[url=okok://theprettyguineapig.com/amoxicillin/]Amoxicilli n[/url] <a href="okok://theprettyguineapig.com/amoxicillin/" ;>Buy Amoxicillin</a> okok://theprettyguineapig.com/amoxicillin/
uwapuxuzg
07 Maret 2019 - 09:42:47 WIB
[url=okok://theprettyguineapig.com/amoxicillin/]Buy Amoxicillin[/url] <a href="okok://theprettyguineapig.com/amoxicillin/" ;>Amoxicillin 500mg Capsules</a> okok://theprettyguineapig.com/amoxicillin/
exapumi
07 Maret 2019 - 09:53:21 WIB
[url=okok://theprettyguineapig.com/amoxicillin/]Buy Amoxil 500mg[/url] <a href="okok://theprettyguineapig.com/amoxicillin/" ;>Amoxicillin 500mg</a> okok://theprettyguineapig.com/amoxicillin/
AwalKembali 1 LanjutAkhir


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)